Wisuda Putra Angkatan ke VIII Tahun 1438/2017

//Wisuda Putra Angkatan ke VIII Tahun 1438/2017

Wisuda Putra Angkatan ke VIII Tahun 1438/2017

Alhamdulillah, even tahunan di Pesantren Al Binaa dipenghujung tahun pelajaran 1437-1438 atau 2016-2017 telah dilaksanakan dalam sebuah kegiatan yang sangat dinantikan bagi mereka yang akan segera mengakhiri massa belajarnya di Pesantren Al Binaa, kegiatan itu tiada lain adalah Wisuda Santri Al Binaa Angkatan ke 8  “The 8th Graduation Ceremony” yang dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Sya’ban 1438 H bertepatan 24 Mei 2017.

Kegembiraan dan keceriaan telah nampak dalam raut muka mereka santri santri Al Binaa Angkatan ke 8 yang telah berhasil mengarungi bahtera lautan pendidikan di Al Binaa selama 6 tahun kurang lebih lamanya, kegembiraan mereka seakan telah memupus  keletihan dan kelelahan selama ribuan hari dan jutaan jam yang selama ini  mereka lakukan di Al Binaa yang semuanya itu adalah dalam rangka tholabul ilmi. Beruntungkah mereka yang pada hari ini telah diwisuda tidak kurang dari 90 orang santri, yang tentu kita tahu bahwa dulu ketika mereka masuk menjadi santri baru Al Binaa  jumlah itu sangat berbeda jauh.

Dalam tausiyah Pimpinan Pesantren Al Binaa Ustadz Aslam Muhsin Abidin, Lc kepada para wisudawan angkatan 8 putra dan juga orang tua mereka bahwa tiada kata yang paling pas dan pantas diucapkan pada kesempatan ini kecuali ucapan al-Hamdulillah awwalan wa akhiran. Bahwa Al Binaa telah menyelesasikan amanah pendidikan putra-putranya selama kurang lebih 6 tahun dan pada saat ini Al Binaa akan menyerahkan kembali pendidikan ini kepada para orang tua santri angkatan 8. Ada orang yang berfikir bahwa pendidikan ini adalah sederhana dan gampang bahwa seolah hasilnya itu adalah yang sekarang nampak, kalau dia bisa menghafal adalah bagus, dia bisa membaca al-Qur’an adalah bagus. Tapi yang banyak orang lupakan dari pendidikan ini adalah pada PROSES yang ini adalah jarang orang mengalami dan sedikit meliihatnya. Bagaimana seorang santri yang bisa berkumpul diirinya dari nilai nilai pendidikan afektif, kognitif dan psikomotorik dan nilai nilai ini adalah boleh menjadi kebanggan seseorang manakala terkumpul di dirinya.

Tapi ada yang bisa menggugurkan dari ketiga unsur pendidikan tersebut manakala adab atau akhlak tidak bersanding di diri seorang santri. Maka bagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan bagaimana pentingnya adab atau akhlah bagi seorang mu’min أَكْمَلُ المُؤْمِنِيْنَ إِيْمَاناً أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً  “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.”. Bagaimana adab dan akhlak seseorang kepada sesamanya, akhak dalam berteman, akhlak dalam berdagang, akhlak dalam ucapan, akhlak dalam pergaulan, akhlak dengan guru, akhlak dengan orang tua sampai akhlak atau adab kepada binatang.

Maka prinsip utama yang diajarkan oleh Al Binaa kepada para santri adalah masalah akhlak, maka ini yang menjadi sebuah beban yang sangat berat dalam menjalani proses tarbiyah kepada para santri. Maka seluruh santri di Al Binaa semuanya harus dipaksa. mulai bangun pagi, belajar, sholat dan lain-lain itu semuanya supaya mereka bisa tumbuh adab dan akhlak dimasa depannya. Maka bagi Al Binaa bahwa yang terberat bukan dari naik kelasnya tapi masalah akhlak itu yang menjadi ukuran paling utama.

Dalam tausiyah terakhir mudir menyampaikan bahwa semua santri angkatan 8 menjadi saksi selama di Al Binaa baik yang baik maupun yang buruk. Segala kenanagan mereka ketika sampai diakhir ini semuanya menjadi nilai yang baik Al Binaa bahwa mereka adalah sosok yang sedang mencari ilmu dan semoga Ilmu yang selama ini sudah didapat menjadi ilmu yang bermanfaat penerang bagi dirinya dan kedua orang tuanya juga bagi agamanya dan masyarakatnya. Amiin

2018-02-17T15:48:03+00:00 25 May 2017|Kegiatan|Comments Off on Wisuda Putra Angkatan ke VIII Tahun 1438/2017
× Kontak kami