Usbu Ta’aruf (pekan perkenalan) 2018

Usbu Ta’aruf (pekan perkenalan) merupakan program Masa Orientasi Siswa (MOS) di albinaa. Acara ini di laksanakan dari tanggal 9 – 13 juli 2018. Jumlah santri baru yang mengikuti acara tersebut adalah, 199 santri putra dan 109 santri putri.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Usbu ta’aruf tahun ini yang biasanya di koordinir oleh santri JAMTHOL (ekivalen dengan OSIS di sekolah umum) seluruhnya di koordinir oleh ustadz-ustadz. Dengan harapan santri baru ini memiliki kedekatan emosional dengan para ustadz di albinaa.
Acara ini dibuka pagi hari pada tanggal 9 juli 2018. Dibuka oleh al ustadz Aslam muhsin abidin, Lc dan dihadiri oleh seluruh ustadz dan karyawan albinaa. Acara dilanjutkan dengan acara mengenal ke albinaa-an di kelas masing-masing yang didampingi oleh ustadz-ustadz. Setelah itu acara dilanjutkan dengan keliling area komplek albinaa untuk mengenal lingkungan tempat mereka menimba ilmu. Sambil membawa kertas yang tergambar peta buta albinaa dan ditemani ustadz pembimbingnya, mereka sangat antusias tanpa lelah keliling area albinaa yang qadarullah saat itu matahari sedang tidak ramah. Setelah itu santri diarahkan ke masjid ma’had aly dan masjid riyadussholihin untuk mengikuti materi tentang “Adab-adab di masjid” yang dibawakan oleh ust andi ahmad dan ust rury syamsu rizal. Kemudian waktu dzuhur pun hampir menyapa, saatnya santri baru berdiam di masjid menunggu adzan dzuhur sambil membaca al-qur’an. Setelah sholat dzuhur, santri baru berbondong-bondong mendatangi math’am (kantin umum) untuk men-charge fisik mereka sebelum melakukan aktifitas ke-usbu ta’aruf-an.
Malam harinya mereka ada acara dengan guru asrama, yaitu ngobrol santai tentang keseharian mereka sekaligus menghafal dzikir pagi dan petang. Tepat pukul 04.00 mereka di bangunkan untuk bersiap-siap pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat shubuh. Setelah sholat shubuh, santri baru dibiasakan untuk membaca dzikir pagi yang dibimbing oleh guru asrama. Setelah makan pagi, mereka melakukan kegiatan PBB (peraturan baris berbaris). Setelah kegiatan itu, sosialisasi tentang kepedulian lingkungan. Kemudian acara dilanjutkan di kelas masing-masing yaitu acara ke-SMP-an. Malamnya acara dengan guru asrama. kemudian besoknya materi tentang kedisiplinan dan sosialisasi tentang tata tertib di sekolah yang dilanjutkan dengan materi tentang kesehatan pribadi. Besoknya acara tentang pengenalan program pesantren yang dibawakan secara multimedia. Disusul dengan acara pengenalan ekstrakurikuler. Diacara pengenalan ekstrakurikuler ini, santri baru diberi 2 pilihan ekskul yang mereka dapat isi di formulir yang diberikan oleh panitia.
Hari jum’at nya, mereka bersiap-siap untuk penutupan usbu ta’aruf. Ada tim PBB, tim baca al-qur’an tim dzikir bada sholat dan tim drama. Bada sholat isya, tepatnya pukul 20.00, dilaksanakan acara penutupan usbu ta’aruf 2108 albinaa putra (untuk albinaa putri dilaksanakan ba’da sholat ashar), dihadiri oleh seluruh ustadz-ustadz albinaa dan beberapa wali santri yang kebetulan bermalam di albinaa inn.
Di penutupan acara tersebut, al ustadz aslam muhsin Lc, mengingatkan tentang siapa kalian(santri baru) ini? para santri menjawab : wasiat rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam ! Kemudian beliau menyamakan posisi santri baru sekarang ini dengan al imam al bukhari rahimahullah. Kesamaannya dimana? samanya minimal usia kalian (santri baru) dekat dengan waktu imam bukhari pergi dari bukhara (tempat asal beliau) ke madinah. Jadi al imam bukhari dalam usia muda yang dekat dengan usia santri baru albinaa, meninggalkan kota bukhara diiringi ibu dan kakakanya, tujuannya sama seperti kalian(santri baru) yaitu ingin menuntut ilmu. Imam bukhari memiliki tekad dan visi mendahului usianya, beliau tidak melihat kecil fisiknya ataupun kecil umurnya. Beliau mampu melakukan perjalanan yang sangat jauh, yang tidak mungkin dilakukan oleh orang yang se-usainya tanpa tekad dan niat yang hebat. Maka Allah ta’ala mudahkan dengan niat yang hebat mau mencari ilmu segala kesulitan, segala kemustahilan, Allah ta’ala patahkan. Imam bukhari jalan berbulan-bulan untuk mencapai kota madinah. Dan usianya mirip kalian(santri albinaa). Maka ust aslam berpesan kepada santri baru, jika kalian bersungguh-sungguh dan benar dalam niatnya, maka yang kalian lihat sebagai kesulitan hari ini, Insya Allah esok akan menjadi mudah. Ust aslam telah melihat banyak bakat kalian(santri baru) yang bisa di poles sedikit lagi saja dengan ilmu, dengan belajar, dengan keseriusan, dengan kesungguhan, dengan sopan santun, dengan adab. Maka Insya Allah harapan orang tua kalian, kaum muslimin dan bangsa sebahagian ada di pundak kalian diantaranya bagaimana kalian menjadi ulama pewaris para nabi.

2018-07-15T09:09:47+00:00 15 July 2018|Kegiatan|Comments Off on Usbu Ta’aruf (pekan perkenalan) 2018